lazismujember.org - Upaya memperkuat kapasitas Kantor Layanan Lazismu (KLL) terus dilakukan Lazismu Jember. Kali ini, Lazismu Jember menghadirkan Fundraising LAZISMU GKB Gresik sekaligus Anggota Bidang Dakwah PWPM, Slamet Hariyadi, A.Md., S.Pd.I., sebagai narasumber utama dalam kegiatan Silaturahmi dan Koordinasi Kantor Layanan Lazismu Jember yang berlangsung di kompleks Masjid At-Taqwa PCM Mangli, bertepatan dengan Agenda Triwulan PDM Jember.

Kehadiran praktisi fundraising dari salah satu kantor layanan Lazismu yang dikenal inovatif tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh pengelola KLL untuk belajar langsung mengenai strategi penghimpunan dana, penguatan dakwah filantropi, hingga pemanfaatan teknologi dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Direktur Lazismu Jember, Asbit Iman Sampurna, mengatakan bahwa penguatan sumber daya amil merupakan investasi penting agar setiap Kantor Layanan mampu berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

Dalam pemaparannya, Slamet Hariyadi menegaskan bahwa tantangan amil saat ini bukan hanya menghimpun dana, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perubahan perilaku masyarakat. Karena itu, media sosial dan teknologi digital harus menjadi bagian dari strategi fundraising yang dijalankan setiap KLL.

"Amil harus kreatif. Jangan hanya menunggu donatur datang, tetapi hadirkan konten yang membangun kepercayaan melalui media sosial. Ruang dakwah filantropi hari ini jauh lebih luas. Kita tidak lagi hanya menyasar warga Muhammadiyah, tetapi seluruh masyarakat yang memiliki semangat berbagi sebagai muzaki maupun munfiq," jelas Slamet.

Ia juga membagikan berbagai pengalaman lapangan mengenai pentingnya membangun personal branding lembaga, konsistensi publikasi program, serta pelayanan yang profesional agar kepercayaan masyarakat terus meningkat.

Pesan tersebut diperkuat oleh Direktur Lazismu Jember, Asbit Iman Sampurna. Menurutnya, kreativitas harus dibarengi dengan kesabaran dan istiqamah karena membangun kepercayaan publik merupakan proses yang membutuhkan waktu.

Asbit membagikan pengalamannya saat mendampingi calon donatur yang selama lima tahun terus dikenalkan dengan berbagai program Lazismu Jember. Baru pada tahun 2026, calon donatur tersebut akhirnya memutuskan untuk menyalurkan donasinya melalui Lazismu Jember.

"Jangan mudah menyerah. Ikhtiar kita adalah terus melayani, mengenalkan program, dan menjaga amanah. Kepercayaan itu lahir dari konsistensi, bukan dari proses yang instan," ungkapnya.

Selain menjadi forum koordinasi rutin, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antarpengelola KLL di bawah naungan Lazismu Jember. Suasana semakin hangat dengan hadirnya Program Makan Bakso Gratis (MBG) yang dinikmati seluruh peserta Agenda Triwulan PDM Jember sebagai bentuk semangat berbagi dan mempererat ukhuwah.

Melalui kegiatan ini, Lazismu Jember berharap seluruh KLL mampu mengadopsi pengalaman dan inovasi yang dibagikan Fundraiser LAZISMU GKB Gresik. Dengan amil yang semakin kreatif, adaptif terhadap teknologi, serta konsisten membangun kepercayaan masyarakat, gerakan filantropi Islam di Kabupaten Jember diharapkan semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat.

 

Kembali ke Daftar Berita