Pentasarufan Zakat Produktif Ayam Petelur Lazismu Kaliwates Dorong Kemandirian Warga

Lazismu Jember – Pentasarufan zakat produktif ayam petelur Lazismu di Kelurahan Kaliwates menjadi bukti nyata bagaimana dana zakat mampu menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat sekitar. Pada Jumat, 17 April 2026, Lazismu Jember bersama Kelurahan Kaliwates melaksanakan program pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan ayam petelur yang dihadiri oleh warga serta staf Kelurahan Kaliwates.

Zakat Kembali ke Lingkungan Terdekat

Siapa sangka, dana zakat yang ditunaikan oleh para muzakki ternyata dapat kembali lagi kepada lingkungan terdekatnya. Program ini menunjukkan bahwa zakat tidak harus disalurkan jauh ke luar daerah, melainkan bisa dimanfaatkan untuk memakmurkan masyarakat sekitar yang masih tergolong mustahik.

Melalui pentasarufan zakat produktif ayam petelur Lazismu Kaliwates, warga merasakan langsung manfaat dari dana yang sebelumnya mereka atau tetangganya tunaikan. Inilah konsep keberkahan zakat yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan.

Program CINTA SIPEKA: Inovasi Pemberdayaan Ekonomi

Program ini dikemas secara menarik oleh Kelurahan Kaliwates melalui inisiatif CINTA SIPEKA (Cara Inovatif, Terampil & Amanah – Sinergi Pemberdayaan Ekonomi sekaligus Pemenuhan Gizi Keluarga).

Tujuan Utama Program

  • Mengangkat derajat mustahik menjadi muzakki
  • Mendorong kemandirian ekonomi keluarga
  • Memberikan tambahan gizi bagi balita terdampak stunting

Program ini tidak hanya fokus pada aspek ekonomi, tetapi juga kesehatan masyarakat, khususnya pemenuhan gizi keluarga melalui konsumsi telur.

Paket Ayam Petelur untuk Kemandirian Warga

Dalam pentasarufan zakat produktif ayam petelur Lazismu Kaliwates, setiap penerima manfaat mendapatkan satu paket ayam yang terdiri dari:

  • 4 ekor ayam Kuntara betina
  • 1 ekor ayam Kuntara jantan

Ayam-ayam tersebut merupakan hasil budidaya dari Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Jember yang turut berperan dalam menyukseskan program ini.

Dengan komposisi tersebut, diharapkan penerima manfaat dapat mengembangkan usaha ternak secara mandiri, mulai dari produksi telur hingga pengembangbiakan ayam.

Dampak Nyata: Dari Mustahik Menuju Muzakki

Pentasarufan zakat produktif ayam petelur Lazismu Kaliwates bukan sekadar bantuan, tetapi investasi jangka panjang bagi masyarakat. Program ini dirancang agar penerima manfaat tidak terus bergantung pada bantuan, melainkan mampu berkembang menjadi individu yang mandiri secara ekonomi.

Lebih dari itu, program ini memiliki visi besar: mengubah mustahik menjadi muzakki. Ketika usaha peternakan berkembang, bukan tidak mungkin para penerima manfaat kelak menjadi pemberi zakat bagi orang lain.

Solusi Gizi untuk Balita Stunting

Selain aspek ekonomi, program ini juga menjawab permasalahan stunting yang masih menjadi perhatian di masyarakat. Telur sebagai sumber protein hewani yang terjangkau diharapkan mampu menjadi makanan tambahan bergizi bagi balita.

Dengan demikian, pentasarufan zakat produktif ayam petelur Lazismu Kaliwates tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan, tetapi juga kualitas kesehatan generasi masa depan.

Lazismu: Menguatkan Ekonomi Lokal

Program ini menegaskan komitmen Lazismu dalam mengelola zakat secara amanah dan tepat sasaran. Dana dari para donatur tidak “dibawa jauh”, melainkan dikembalikan untuk memakmurkan daerahnya sendiri.

Inilah semangat zakat yang sesungguhnya—menguatkan ekonomi lokal, membangun kemandirian, serta menghadirkan kebermanfaatan yang berkelanjutan.