
lazismujember.org – Ahad, 15 Juni 2025 menjadi hari yang istimewa bagi warga Muhammadiyah Kabupaten Jember. Sejak matahari belum sempurna menyapa, halaman Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jember yang berlokasi di Jalan Bondoyudo Nomor 7 telah ramai oleh jamaah yang antusias mengikuti Pengajian Ahad Pagi. Namun, suasana hari itu terasa berbeda dari biasanya. Kegiatan pengajian bukan hanya menjadi ruang penguatan iman, melainkan juga wadah pemberdayaan ekonomi umat yang melibatkan lebih dari 15 pelaku UMKM binaan Lembaga Pengembangan Usaha Menengah Kecil dan Mikro (LP UMKM) PDM Jember.
Dibawah kepemimpinan Taufik Ardi Nugroho selaku Ketua LP UMKM, para pelaku usaha kecil ini tampil percaya diri dengan produk unggulan masing-masing. Mulai dari kuliner tradisional, kerajinan tangan, herbal lokal, hingga produk fashion islami .Semuanya dipajang dalam stand-stand sederhana namun sarat semangat wirausaha. Kehadiran para UMKM ini bukan sekadar menjajakan barang, tetapi juga menjadi bentuk nyata gerakan ekonomi berbasis komunitas yang berakar pada nilai keislaman dan semangat kemandirian.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Lazismu Jember, yang secara khusus membagikan 200 kupon belanja senilai Rp. 10.000 kepada jamaah yang hadir. Kupon-kupon ini dapat dibelanjakan di stand-stand UMKM yang ikut serta, menciptakan atmosfer transaksi yang hidup dan saling menguntungkan. Lazismu tidak hanya hadir sebagai lembaga filantropi, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi umat yang berkeadilan dan berdaya guna.
“Ini bukan hanya pengajian, tapi juga perayaan ekonomi umat. Kami ingin menjadikan momen spiritual ini juga sebagai ruang aktualisasi gerakan ekonomi Muhammadiyah,” ungkap Taufik Ardi Nugroho, yang sejak awal mendorong keterlibatan UMKM dalam setiap momentum dakwah.
Kegiatan ini juga semakin semarak dengan hadirnya IMM Komisariat UIN KHAS Jember, yang turut menurunkan kader-kadernya untuk membantu menyukseskan jalannya acara. Mereka terlibat dalam berbagai peran, mulai dari pengaturan stand, penyambutan jamaah, hingga dokumentasi kegiatan. Kolaborasi antara generasi muda dan pelaku UMKM ini menjadi simbol sinergi lintas lini dalam tubuh Persyarikatan Muhammadiyah.
Sinergi antara PD Muhammadiyah, LP UMKM, Lazismu, dan IMM dalam kegiatan ini menjadi contoh kolaborasi ideal di lingkungan Persyarikatan. Masing-masing mengambil peran sesuai kapasitasnya, namun bersatu dalam visi besar: membangun umat yang beriman, berilmu, dan mandiri secara ekonomi.
Dengan kegiatan ini, PD Muhammadiyah Jember kembali menunjukkan bahwa Islam bukan hanya agama yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga dengan sesama manusia dalam aspek sosial dan ekonomi. Inilah wajah Islam berkemajuan, yang tak hanya membina jiwa tapi juga membina daya dan daya beli umat.